Belajar menulis???Emang Fayyaz usianya berapa sih? 4.5 tahun.
4.5 tahun baru belajar menulis???
Bagi sebagian besar orang tua di jaman sekarang ini, mengajari anak calistung sudah dimulai sejak sedini mungkin. Entah karna tuntutat jaman sekarang yg katanya kalau masuk SD ada tes calistung nya. Atau juga karna ortu ingin anaknya pintar sejak dini.
Banyak anak di usia 3-4 tahun sudah mulai belajar calistung. Baik di sekolah, di rumah ataupun ada yg sudah dileskan.
Kebetulan, Fayyaz sekolah di KB/TK yg tidak menerapkan pelajaran calistung dengan langsung. Semua dikemas dengan sebuah permainan. Mulai TK ada buku2 semacam LKS terbitan erlangga yg dibagikan. Tapi buku itu tidak pernah dibawa pulang. Jadi aku sendiri belum pernah liat di buku itu apa aja sih yg dikerjakan.
Dulu pernah liat punya Faadhil -nya Emak Ojan pas dititipkan ke aku ketika emak Ojan dah pindah PWT. Itu buku semester 1 pas Faadhil di TK-A. Klo gak salah ya yg dikerjakan bukan tulis menulis deh. Fayyaz klo di tanya, "di sekolah suka nulis2 gak?"Jawabnya sih enggak
Makanya banyak ortu di sekolah fayyaz yg suka resah takut klo anaknya gak bisa masuk SD karna belum mampu calistung. Padahal, setelah masuk SD lulusan sekolah Fayyaz tuh termasuk yg bagus lho di SD nya
Kadang sebagai ibu, aku suka ngerasa minder ketika tiba2 seorang tetangga yang punya anak sebaya dengan Fayyaz bertanya, "la Fayyaz udah bisa nulis apa aja". Ah dezigh... Tapi aku sih santai aja jawabnya, "belum bisa nulis kok".
Ingat waktu mengajari warna pas Fayyaz masih batita. Tiap hari diajari mengenal warna ketika melihat benda2 di sekitar. Pas ditanya, eh gak mau dia ngejawab. Ketika minatnya datang, mengalir begitu aja. Tiba2 dia bisa nyebutin warna sambil menunjuk warna yg dimaksud. Oh, jadi anak ini gak bisa model dipaksa (la iyalah...wong belajar kok dipaksa). Yang penting kitanya ngenalin aja, kasih info ke dia. Dia akan menyimpan di memorinya kok. Ketika minatnya datang, dia akan mengerjakannya dengan senang hati.
Apalagi kemudian diketahui klo Fayyaz itu termasuk golongan mitas - minat terbatas. Agar dia mau melakukan sesuatu, harus dikemas dengan menarik. Menarik sesuai dengan apa yg dia inginkan. Padahal emaknya yg dudul ini sering banget telmi n gak punya ide kreatif wkwkwk
Sekitar awal bulan November ini tiba2 dia terlihat mulai suka corat coret di kertas. Awalnya sih gambar2 gitu. Terus di gambarnya kepingin dikasih tulisan, trus tanya deh nulisnya gimana, hurufnya apa aja. O... nih anak kayaknya lagi pingin belajar menulis deh
Pemicunya, kebetulan emang kami abis punya mobil baru. Nah gara2 itu deh tau2 dia hobi banget gambar mobil (walo ya bentuknya cuman kotak ada bulatan roda gituh). Trus tuh gambar mobilnya dikasih tulisan sesuai merk mobil yg kami punyai
Sebelum nulis2 soal merk2 mobil, dia udah bisa nulis namanya sendiri plus nama Fia (kan gampang, cuma 3 hhuruf hihihi). Jadi yg dia hafal ya cuman huru F, A, Y, Z & I. Awal dia nulis, letak hurufnya masih acak2. Klo yang ga ngerti ya gak bisa bacanya. Pokoknya hurufnya gak berurutan gitu. Seperti ini nih
Beberapa hari nulis ya masih gitu2 aja. Biarin deh, biar dia belajar nulis huruf dulu. Pas diliat dia udah mulai bisa asyik dengan menulis, pelan2 aku ajari menulis yang benar, maksudnya hurufnya diurutkan gitu. Karna dia lagi minatnya sama merk2 mobil, ya udah kasih deh contoh tulisannya trus dia meniru deh.
Dia kan udah bisa nulis xenia & hinda. Jadi klo nulis yang lainnya ketika ada huruf yg sama dengan keduanya tinggal dibilang, "itu lho N yg kayak di xenia. itu lho D yang kayak di honda" hehehe.
So, sekarang Fayyaz udah pinter nulis dong???
Oh belum.... jelas belum dong ah. Wong dia minatnya nulis mobil2 aja. Ditawari diajari yg lain belum mau. Ya sudah deh. Gak dipaksa? buat apa dipaksa, kita senang dia sengsara dong karna dipaksa untuk sesuatu yg dia belum mau & gak urgen pula.
Jadi ingat sama laporan perkembangan Fayyaz pas PG kemarin. Di akhir semester 2 disebutkan kalo tahapan perkembangan menulis Fayyaz masuk di tahap 5 awal yaitu menulis nama. Nyari2 di mbah gugle katanya ada 8 tahapan perkembangan menulis pada anak. Di dinding sekolah fayyaz juga ada sih gambar tahapan2 menulis, menggambar, meronce dsb. Tapi lupa gak pernah minta ama gurunya hehehe.
TAHAP 1
Coretan awal; coretan acak; coretan-coretan seringkali digabungkan seolah-olah “krayon” tidak pernah lepas dari kertas
TAHAP 2
Coretan terarah; tanda-tanda tertentu (seperti garis-garis atau titik-titik) diulang-ulang; biasanya bentuk lonjong; tanda-tanda itu belum berhubungan.
TAHAP 3
Pengulangan Garis dan Bentuk
TAHAP 4
Berlatih huruf. Anak-anak biasanya sangat tertarik huruf-huruf dalam nama mereka sendiri.
TAHAP 5
Menulis nama
TAHAP 6
Menyalin Kata-kata yang Ada di Lingkungan. Kata-kata yang terdapat pada poster di dinding atau dari kantong kata sendiri.
TAHAP 7
Menemukan Ejaan. Anak usia lima – enam tahun ini telah menggunakan konsonan awal (L untuk Love). Konsonan awal, tengah dan akhir untuk mewakili huruf (DNS) pada kata dinosaurus.
TAHAP 8
Ejaan Baku.
Usaha-usaha mandiri untuk memisahkan huruf dan mencatatnya dengan benar menjadi kata lengkap.